Serba-Serbi Pemikiran Perempuan Hebat di Top Women Fest 2024

Direktur Utama Perum Damri, Setia N Milatina Moemin; Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Angkie Yudistia; Influencer Trend Fashion Rania Maheswari Yamin di acara Top Women Fest 2024. (CNBC Indonesia/Muhamad Sabki)

Ajang Top Women Fest 2024 telah sukses diselenggarakan di Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat. Para pengunjung pun tampak antusias karena mendapat banyak inspirasi dari perempuan-perempuan hebat di berbagai bidang.

Top Women Fest merupakan event tahunan CNBC Indonesia sebagai ruang diskusi dan apresiasi bagi para perempuan hebat Indonesia.Acara ini mengusung tema “Inspiring Women, Inspire The World” dan berfokus pada perempuan-perempuan sukses dalam berkarir, breaking barrier, namun tetap mementingkan dan menyayangi diri sendiri sehingga kesehatan mental pun senantiasa terjaga.

Top Women Fest kali ini turut dimeriahkan oleh sejumlah tokoh perempuan seperti Direktur Utama Perum Damri, Setia N. Milatia Moemin. Ada juga Staf Khusus Presiden RI, Sociopreneur dan Author, Angkie Yudistia, serta Content Creator, Indonesian Culture Enthusiasts, Rania Yamin.

Tak ketinggalan, forum ini pun dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Estiarty Haryani, Pegiat Edukasi Kesehatan, Reisa Broto Asmoro dan Chief of Corporate Affairs, Engagement, & Sustainability L’Oréal Indonesia, Melanie Masriel. Hadir juga Chief Operating Officer Cakap, Cecillia Ong dan Founder Scarlett, Felicya Angellista.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Estiarty Haryani mengatakan, perempuan memiliki peran penting dalam ekonomi nasional. Edukasi merupakan kunci bagi Pemerintah untuk meningkatkan kompetensi perempuan di Indonesia.

Dia pun mengapresiasi terselenggaranya Top Women Fest sebagai wadah bagi Pemerintah untuk menyerap aspirasi dan pemikiran perempuan demi kemajuan bangsa Indonesia. Pemerintah memastikan perempuan mendapat akses pendidikan serta perlindungan di dunia kerja secara layak.

“Manakala masuk dunia kerja, ada aturan yang mewadahi seluruh stakeholder,” kata Estiarty dalam acara CNBC Indonesia Top Women Fest, dikutip Senin (27/5/2024).

Sementara itu, Direktur Utama Perum Damri, Setia N. Milatia Moemin mengatakan, saat ini sudah tidak ada perbedaan gender di lingkungan kerja. Dengan begitu, untuk menjadi seorang pemimpin tidak ditentukan dari gender, tetapi dilihat dari kapabilitas dan kemampuan yang dimiliki.

“Kalau menurut saya di BUMN itu enggak ada lagi beda perempuan dan laki-laki, yang penting kapabilitas,” ujar dia.

Di samping itu, dia pun mengungkapkan syarat untuk memenangkan persaingan dengan laki-laki di dunia kerja, yakni memiliki keyakinan, kemauan, dan komitmen. Alhasil, kaum perempuan pun bisa bersaing dengan para laki-laki di dunia kerja.

Sejalan dengan Setia, Staf Khusus Presiden RI, Sociopreneur dan Author, Angkie Yudistia menuturkan, di era teknologi dan media sosial semua manusia setara baik itu laki-laki atau perempuan. Para perempuan juga bisa memberi pengaruh besar ketika menjadi seorang pemimpin.

Menurut dia, perempuan itu harus memiliki karakter. Sebab, perempuan memiliki potensi untuk meraih kesuksesan meskipun tengah dihadapkan oleh kondisi disabilitas.

Tak hanya itu, Chief of Corporate Affairs, Engagement, & Sustainability L’Oréal Indonesia, Melanie Masriel mengungkapkan bahwa waktu kerja yang fleksibel juga bisa membantu para perempuan bekerja sekaligus mengurus kebutuhan rumah tangga dengan leluasa. Dengan demikian, setiap karyawan merasa lebih nyaman ketika bekerja.

“Ada budaya, kalau lagi cuti, weekend itu gak bisa dihubungi. You need time to break, cuti itu hak kamu yang bisa dipakai,” kata Melanie.

kadobet

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*